Grainforliving

Menjual produksi Indonesia yang berlisensi asli internasional untuk produk pangan organik. Setiap brand yang tersedia di Grain For Living bukan saja telah memenuhi kriteria lisensi tetapi juga telah membangun komunitas dimana produk ditanam atau diproses. Kami menaruh kepercayaan dan memiliki misi yang sama dengan sumber produk kami yaitu meningkatkan kualitas hidup para petani melalui enrichment programs dan menyadarkan masyarakat mengenai pentingnya pertanian organik yang berkelanjutan demi kelestarian bumi ini.
Produk kami juga memiliki rasa yang enak dan digemari anak-anak. Mari bersama meningkatkan kesadaran untuk hidup sehat dari usia dini. Healthy food can be yummy too!

Grainforliving adalah distributor resmi produk Sunria yang tertuju kepada konsumen atau direct user. Produk kami juga memiliki rasa yang enak dan digemari anak-anak. Mari bersama meningkatkan kesadaran untuk hidup sehat dari usia dini. Healthy food can be yummy too!
 
Sunria Story dari Emily Sutanto - Sunria Founder
Saya memulai projek sosial ini tidak lama setelah seorang teman keluarga menceritakan mengenai kesusahan para petani beras organik di Indonesia. Cerita yang sangat menyedihkan bagaimana kehidupan mereka sangat ditindas oleh para tengkulak, para kreditor yang bersifat sebagai orang tengah dan meminjamkan dana pada saat awal tanam dengan suku bunga yang sangat tinggi. 

Pada saat panen, harga pasaran akan turun, dan para petani akhirnya akan dapat pas-pasan atau malahan hutangnya bertambah dengan para tengkulak ini. Inilah penyebab dari kemiskinan para petani yang terus terjadi selama puluhan tahun lamanya dan kecil kemungkinan untuk mereka lepas dari kemiskinan ini. 

Saya tidak pernah menyangka akan pulang ke Indonesia setelah dibesarkan dan disekolahkan di luar negeri dari masa anak-anak. Tetapi saya merasa penasaran untuk menginvestigasi lebih lanjut lagi mengenai situasi para petani ini. Saya pun mengunjungi para petani ini untuk melihat sendiri kebenaran dari situasi mereka. Kunjungan inilah yang merubah hidup saya. Saya melihat kemiskinan dan kekurangan yang harus dihadapi hari demi hari. Kekurangan materi yang petani ini ganti dengan kekayaan yang mereka miliki di dalam jiwa mereka. Dengan senang hati, mereka menerima saya ke rumah mereka dan menjamu saya lebih dari kekayaan yang pernah saya alami. Mereka memberikan seluruh yang mereka punya termasuk makanan harian yang sebenarnya sangat terbatas bagi mereka dan untuk keluarga mereka sendiri. Seperti kata pribahasa, apa yang datang dari hati akan menyentuh hati, dan ketika itu juga saya menyadari bahwa saya harus bantu petani ini untuk mendapatkan hidup yang lebih baik. 

Saya memulai organisasi dan melatih para petani sampai mereka mencapai standard internasional organik dan sertifikat perdagangan adil dan merata, hal ini adalah yang pertama se-Indonesia. Penting sekali bagi kami membuat jalan untuk membangun lingkungan yang berkelanjutan, dan menjaga kebutuhan pokok. Bersama, kami merubah rantai pertanian beras melalui pemberdayaan, supaya petani tidak lagi menjadi pemasok bahan baku yang diremehkan para tengkulak, tetapi menjadi produsen barang jadi dengan skala tinggi yang mereka dapat banggakan. Pertama kali kami mengekspor, yang juga pertama kali negara Indonesia mengekspor beras ke luar negeri, kami semua nangis dengan terharu. Saya ingat dengan jelas karena salah satu petani mengatakan bahwa hari itu adalah hari ulang tahun anaknya. Anaknya mengatakan bahwa ini adalah hadiah ulang tahun terbaik seorang ayah dapat berikan kepada anaknya yaitu sebuah masa depan yang baik untuk anaknya dan menginspirasi bahwa impian itu bisa terjadi. 

Tidak lama kemudian, berita mengenai apa yang saya lakukan dengan para petani ini menyebar kepada petani lainnya. Dari berbagai pelosok Indonesia datanglah para petani lainnya dengan harapan untuk mengubah kehidupan mereka. Saya memulai dari petani skala kecil dan proyek kami inipun mulai berkembang. Sunria artinya "sun" (matahari dalam bahasa Inggris) dan "ria" (artinya senang). Kami membuat Sunria untuk membawa sinar matahari dan senyum ke dalam hidup orang-orang melalui aksi sosial kami. Sunria hanya mulai dengan menanam benih perubahan. Dengan pemeliharaan dan keperdulian, kami harap benih ini dapat mengkontribusi masa depan dan kehidupan yang lebih baik bagi kita semua.

Visit Grain For Living's Products on Kedai Ku Ka
 

 

 

http://www.kedaikuka.co.id/shop/profile/188/grainforliving/

Grainforliving

Menjual produksi Indonesia yang berlisensi asli internasional untuk produk pangan organik. Setiap brand yang tersedia di Grain For Living bukan saja telah memenuhi kriteria lisensi tetapi juga telah membangun komunitas dimana produk ditanam atau diproses. Kami menaruh kepercayaan dan memiliki misi yang sama dengan sumber produk kami yaitu meningkatkan kualitas hidup para petani melalui enrichment programs dan menyadarkan masyarakat mengenai pentingnya pertanian organik yang berkelanjutan demi kelestarian bumi ini.
Produk kami juga memiliki rasa yang enak dan digemari anak-anak. Mari bersama meningkatkan kesadaran untuk hidup sehat dari usia dini. Healthy food can be yummy too!

Grainforliving adalah distributor resmi produk Sunria yang tertuju kepada konsumen atau direct user. Produk kami juga memiliki rasa yang enak dan digemari anak-anak. Mari bersama meningkatkan kesadaran untuk hidup sehat dari usia dini. Healthy food can be yummy too!
 
Sunria Story dari Emily Sutanto - Sunria Founder
Saya memulai projek sosial ini tidak lama setelah seorang teman keluarga menceritakan mengenai kesusahan para petani beras organik di Indonesia. Cerita yang sangat menyedihkan bagaimana kehidupan mereka sangat ditindas oleh para tengkulak, para kreditor yang bersifat sebagai orang tengah dan meminjamkan dana pada saat awal tanam dengan suku bunga yang sangat tinggi. 

Pada saat panen, harga pasaran akan turun, dan para petani akhirnya akan dapat pas-pasan atau malahan hutangnya bertambah dengan para tengkulak ini. Inilah penyebab dari kemiskinan para petani yang terus terjadi selama puluhan tahun lamanya dan kecil kemungkinan untuk mereka lepas dari kemiskinan ini. 

Saya tidak pernah menyangka akan pulang ke Indonesia setelah dibesarkan dan disekolahkan di luar negeri dari masa anak-anak. Tetapi saya merasa penasaran untuk menginvestigasi lebih lanjut lagi mengenai situasi para petani ini. Saya pun mengunjungi para petani ini untuk melihat sendiri kebenaran dari situasi mereka. Kunjungan inilah yang merubah hidup saya. Saya melihat kemiskinan dan kekurangan yang harus dihadapi hari demi hari. Kekurangan materi yang petani ini ganti dengan kekayaan yang mereka miliki di dalam jiwa mereka. Dengan senang hati, mereka menerima saya ke rumah mereka dan menjamu saya lebih dari kekayaan yang pernah saya alami. Mereka memberikan seluruh yang mereka punya termasuk makanan harian yang sebenarnya sangat terbatas bagi mereka dan untuk keluarga mereka sendiri. Seperti kata pribahasa, apa yang datang dari hati akan menyentuh hati, dan ketika itu juga saya menyadari bahwa saya harus bantu petani ini untuk mendapatkan hidup yang lebih baik. 

Saya memulai organisasi dan melatih para petani sampai mereka mencapai standard internasional organik dan sertifikat perdagangan adil dan merata, hal ini adalah yang pertama se-Indonesia. Penting sekali bagi kami membuat jalan untuk membangun lingkungan yang berkelanjutan, dan menjaga kebutuhan pokok. Bersama, kami merubah rantai pertanian beras melalui pemberdayaan, supaya petani tidak lagi menjadi pemasok bahan baku yang diremehkan para tengkulak, tetapi menjadi produsen barang jadi dengan skala tinggi yang mereka dapat banggakan. Pertama kali kami mengekspor, yang juga pertama kali negara Indonesia mengekspor beras ke luar negeri, kami semua nangis dengan terharu. Saya ingat dengan jelas karena salah satu petani mengatakan bahwa hari itu adalah hari ulang tahun anaknya. Anaknya mengatakan bahwa ini adalah hadiah ulang tahun terbaik seorang ayah dapat berikan kepada anaknya yaitu sebuah masa depan yang baik untuk anaknya dan menginspirasi bahwa impian itu bisa terjadi. 

Tidak lama kemudian, berita mengenai apa yang saya lakukan dengan para petani ini menyebar kepada petani lainnya. Dari berbagai pelosok Indonesia datanglah para petani lainnya dengan harapan untuk mengubah kehidupan mereka. Saya memulai dari petani skala kecil dan proyek kami inipun mulai berkembang. Sunria artinya "sun" (matahari dalam bahasa Inggris) dan "ria" (artinya senang). Kami membuat Sunria untuk membawa sinar matahari dan senyum ke dalam hidup orang-orang melalui aksi sosial kami. Sunria hanya mulai dengan menanam benih perubahan. Dengan pemeliharaan dan keperdulian, kami harap benih ini dapat mengkontribusi masa depan dan kehidupan yang lebih baik bagi kita semua.

Visit Grain For Living's Products on Kedai Ku Ka
 

 

 

http://www.kedaikuka.co.id/shop/profile/188/grainforliving/